Kendati menopause merupakan proses alami, tak sedikit kaum wanita merasa takut dan khawatir menghadapi masa menopause. Hal ini wajar karena proses yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi itu kerap menimbulkan gangguan psikis dan fisik yang sangat mengganggu; baik sebelum maupun setelah memasukinya.
Berhentinya siklus haid pada wanita menopause sangat dipengaruhi oleh Hormon Estrogen yang diproduksi oleh Kelenjar Ovarium. Karena itu terapi medis yang biasa diberikan adalah Hormone Replacement Therapy (HRT). Meskipun cukup ampuh mengatasi beberapa sindroma menopause; tetapi dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan kesehatan; antara lain Kanker Payudara (33%),Stroke (49.1 %), Thromboemboli (125.3 %), dan Penyakit Jantug (34.4%)- (Woman Health Initiaive USA).
Solusi yang bisa dilakukan adalah terus mencari dan meneliti FITO-ESTROGEN atau ESTROGEN yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Salah satu tumbuhan yang mempunyai kandungan fitoestrogen dan estrogen adalah kacang kedelai. Kacang kedelai mengandung komponen isoflavon yang mempunyai struktur mirip estrogen endogen. Kemiripan ini membuat isoflavon mampu berikatan dengan reseptor esrogen dan pada akhirnya isoflavon dapat enggantikan estrogen. Sumber: www.gizi-net.com www.antarmedia.network
Menopause….mendengar kata ini menjadi penasaran sebenernya apa ya? Mengapa banyak wanita yang takut menghadapinya?
Menopuase adalah pendarahan fisiologik yang terakhir yang masih dikendalikan ovarium, karena ovarium mengalami penurunan fungsi dan ukuran sehingga hormon estrogen dan progestron yang biasanya dihasilkan secara siklik mulai menurun sehingga mempengaruhi kelancaran haid. Seorang wanita yang menopause tidak mempunyai lagi sel telur yang dapat dibuahi, bahkan siklus anovulasi ini telah berlangsung sejak fase premenopause. Menopause ini biasanya terjadi pada wanita yangberusia antara 48-50 tahun.
Secara medis istilah premenopause adalah suatu kondisi fisiologis pada wanita yang telah memasuki proses penuaan (aging), yang ditandai dengan menurunnya kadar hormonal estrogen ovarium yang sangat berperan dalam hal reproduksi dan seksualitas. Penurunan kadar estrogen tersebut sering menimbulkan gejala yang sangat mengganggu aktivitas kehidupan para wanita, bahkan mengancam kebahagiaan rumah tangga. Gejala tersebut disebut sindroma menopause, yang meliputi hot flushes (semburan panas dari dada hingga wajah), night sweat (keringatan di malam hari), dryness vaginal (kekeringan vagina), penurunan daya ingat, insomnia (susah tidur), depresi (rasa cemas), fatigue (mudah capek), penurunan libido, drypareunia (rasa sakit ketika berhubungan seksual) dan incontinence urinary (beser). Sindroma menopause dialami oleh banyak wanita hampir di seluruh dunia, sekitar 70-80% wanita Eropa, 60% di Amerika, 57% di Malaysia, 18% di Cina dan 10% di Jepang dan Indonesia. Dari beberapa data tampak bahwa salah satu faktor dari perbedaan jumlah tersebut adalah karena pola makannya. Wanita Eropa dan Amerika mempunyai estrogen yang lebih banyak daripada Asia. Ketika terjadi menopause, wanita Eropa dan Amerika estrogennya menurun drastis dibanding wanita Asia yang kadar estrogennya moderat.
Sindroma menopause sendiri dapat memicu munculnya berbagai penyakit degeneratif antara lain: kanker, tumor, asteoporosis (tulang keropos), astesklerosis dan sebagainya. Selain itu, pada keadaan tadi fungsi sistem imunitas (kekebalan) mengalami penurunan. Khususnya aktivitas yang diperantai oleh sel T. Hal ini karena kelenjar timus atrofi (mengkerut). Padahal kelenjar timus merupakan tempat pendewasaan sel T. Sehingga dengan atrofinya timus, sel T yang dewasa berkurang, demikian pula fungsinya. Hal ini berdampak pada fungsi sel B dalam memproduksi antibodi.
Leukemia atau kanker darah adalah sekelompok penyakit neoplastik yang beragam, ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid. Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia mempengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.
Kata leukemia berarti darah putih, karena pada penderita ditemukan banyak sel darah putih sebelum diberi terapi. Sel darah putih yang tampak banyak merupakan sel yang muda, misalnya promielosit. Jumlah yang semakin meninggi ini dapat mengganggu fungsi normal dari sel lainnya.
Sejauh ini pengobatan leukemia dapat dilakukan secara farmasi dengan kemoterapi.Semakin dini gejala leukemia diketahui maka penyembuhannya bisa semakin mudah.Pada saat ini juga telah ditemukan obat alami untuk penyembuhan leukemia yaitu dengan sarang semut yang berasal dari Papua.
Secara empiris sarang semut telah terbukti dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti TBC, rematik, migren dan leukemia.Hal ini dimungkinkan karena dalam sarang semut terdapat senyawa senyawa aktif yang mampu menaklukan penyakit tersebut.Beberapa peneliti menyatakan bahwa tanaman sarang semut ini memiliki zat antikanker.
Menurut Dr Ir Muhammad Ahkam Subroto M.App.Sc.APU menyatakan bahwa sarang semut mengandung senyawa aktif flavonoid dan tannin yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga ampuh mencegah sekaligus mengatasi serangan kanker, dengan menginaktifasi karsinogen atau menonaktifkan sel pembentuk kanker, menghambat siklus sel, dan melakukan induksi apoptosis (merangsang sel kanker untuk membunuh dirinya sendiri).
Sarang semut telah melalui uji toksisitas kronis dan terbukti aman dikonsumsi tanpa efek samping. Tanaman itu berpotensi membunuh semua jenis sel kanker mulai dari kanker otak, hidung, payudara, paru-paru, kulit, prostat dan kanker darah (leukemia), kecuali kanker nesofaring.
"Bukti empiris di lapangan juga telah banyak ditemukan di Papua. Banyak masyarakat yang menderita kanker sembuh setelah mengkonsumsi sarang semut,"
Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit yang disebabkan kekurangan hormon insulin dalam tubuh.Hormon insulin ini berfungsi dalam mengubah gula darah menjadi gula otot yang disimpan dalam hati.Penderita DM memilki kadar gula darah yang tinggi karena tidak ada yang mengubahnya menjadi gula otot, maka urin penederita DM ini terdapat glukosa.
Ada beberapa obat alternativ yang bisa digunakan sebagai obat DM ini, salah satunya adalah bawang merah (Allium cepa). Di Eropa, Asia, dan Timur Tengah bawang merah mentah sudah lama dijadikan makanan pilihan favorit untuk mengendalikan gula darah. Para peneliti India menyatakan bahwa makin banyak bawang merah yang diberikan, makin besar gula darah yang berkurang. Tak ada perbedaan antara bawang merah mentah dan bawang merah yang telah direbus.
Menurut teori tim peneliti, bawang merah mengandung senyawa allyl propyl disulfide dan allicin yang dapat mempengaruhi metabolisme gula dalam hati, atau metabolisme pelepasan insulin, dan atau mencegah perusakan insulin. “Agen” yang mungkin mempunyai kemampuan hipoglikemia, menurunkan kadar gula darah. Bukti eksperimen dan klinis menunjukkan bahwa allyl propyl disulfide menurunkan gula darah dengan cara meningkatkan “masa hidup” (lifespan) insulin
Sebenarnya dalam bawang merah terdapat depressor gula darah.Senyawa antidiabetes dari bawang merah ini bekerjanya mirip dengan obat farmasi antidiabetes umum, yang dikenal sebagai tolbutamide.Cara kerja tolbutamide ialah dengan cara marangsang sintesis dan pengeluaran insulin. Hasil penelitian lain menunjukkan, bawang merah mempunyai efek menurunkan gula dan lemak darah. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk menambahkan bawang merah ke dalam setiap hidangan makanan. Bawang merah dapat digunakan setelah makan dalam jumlah bebas.
Sumber: Nurfi Afriansyah, Peneliti pada Pusat Litbang Gizi dan Makanan Depkes RI
Keputihan atau dalam bahasa kedokterannya dinamakan :Flour Albus” merupakan gejala gangguan penyakit alat kelamin yang dialami oleh wanita, berupa keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina.Menurut Dokter Boyke keputihan dapat dibedakan menjadi dua yaitu keputihan fisiologis dan keputihan patologis.Keputihan fisiologis biasanya datang pada saat sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu yang ditandai dengan cairan yang dikeluarkan tidak berbau dan tidak gatalsedangkan keputihan patologis,mengakibatkan gatal, dan cairan yang dikeluarkan berbau serta berubah warna.
Keputihan fisiologis ini bisa karena rangsangan hormon, stress atau akibat adanya aktivitas seksual, dan biasanya datang pada saat masa subur wanita atau sebelum dan sesudah haid. Sedangkan keputihan yang tidak normal/patologis biasanya ditandai dengan jumlah cairan yang keluar berlebihan dibarengi dengan rasa gatal pada bagian dalam vagina dan disekitar bibir kemaluan bagian luar.
Dengan memperhatikan cairan yang keluar, terkadang dapat diketahui penyebab keputihan tersebut.Misalnya Infeksi Gonorhoe yang menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.Parasit Trichomonasvaginalis menghasilkana banyak cairan yang berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.Keputihan patologis ini harus segera diobati, karena bila tidak akan menimbulkan berbagai macam akibat seperti kemandulan, keguguran dll.
Memang sulit untuk menghindari kuman atau jamur penyebab keputihan tapi kita bisa memperkecil kemungkinan terkena jamur tersebut.Bagi kaum wanita harus senantiasa menjaga kebersihan disekitar kemaluan dan vagina.Kalau sedang haid harus sering mengganti pembalut, karena cairan darah yang keluar bisa menjadi media tumbuhnya kuman.Selain itu hindari memakai celana dalam yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat atau membiarkan celana dalam basah atau lembab, yang memberi peluang tumbuhnya jamur.
Siapa yang ga panik kalo disaat-saat terpenting yang mengharuskan kita tampil anggun tiba-tiba muncul jerawat…..mmm kayanya malu juga ya….
Sebenernya apa sih jerawat itu kok bisa timbul ya? Mungkin penjelasan berikut dapat membantu anda.
Jerawat adalah radang kulit yang mengakibatkan munculnya bintik-bintik putih atau hitam, kadang ada juga yang bernanah.Jerawat ini muncul dipermukaan wajah lewat pori-pori tumbuhnya rambut.Jerawat juga bisa muncul dibagian kulit kepala, leher, punggung dan bagian dada sebelah atas karena pada bagian tersebut banyak terdapat kelnar minyak.
Jerawat dapat muncul di usia berapapun,terutama diusia remaja.Karena pada usia remaja terjadi perubahan hormon yang merangsang kelnjar minyak memproduksi minyak lebih banyak.Kelebihan minyak ini mengakibatkan pori-pori tersumbat, karena minyak tidak dapat keluar tekanannyapun meningkat ditambah lagi infeksi oleh bakteri yang ada dipermukaan kulit, Akibatnya dinding pembuluh darah mulai membengkak dan hasilnya tumbuh sebagai jerawat.
Pada usia dewasa jerawat dapat muncul disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor keturunan, faktor makanan (terutama makanan yang mengandung lemak tinggi), faktor psikis, pemakaian kosmetik yang tidak cocok, konsumsi obat atau lingkungan yang kurang sehat.